Iman bukan Stiker secuil Nota Ditempel lekat di jidat kita Oleh Orang Tua dan Guru tercinta Bukan juga Stiker Harga Komodita Untuk dibanding-banding Orang sekota Dia adalah Pigmen Kulit tak nyata Memberi Warna sekujur Diri merata Untuk begitu kita harus mencari
Tak cukup hanya meng-copy dari MemoriMemori kaum, atau buku di lemariUntuk kesana harus lakukan SafariPerjalanan Batin, mengunjungi negeri-negeriCari dan Koleksi Permata Iman Bestari Iman Sejati adalah Synthesis
Antara Vibrasi Langit yang samar berdesis Terasa, tapi tak nyata Apa-Gimananya yang persis Dengan Permata Iman Dunia, sebagai pondasi Basis Memang meluas Batu-batu Iman berserakan
Memenuhi muka Bumi keperak-perakan Tak bisa terangkat hanya bergeletakan Ini cuma bahan-bahan dari Bahan Belum menjadi Permata Intan Asahan Harus terus meMulya jangan tidur di lahan Gerinda pengasah Iman dua Piranti
Yang kasar adalah llmu Berbukti Yang halus Kasih Sayang Sejati Keduanya harus diputar tak henti-henti!
Jidat = bagian kepala depan atas |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar