Kamis, 15 Juli 2010

DIALOG DENGAN SETAN

+ Kau dinamakan juga Iblis

Apa matamu memang tanpa alis

Orang tak beralis katanya Orang Anda?

- Itu cuma main-main, cuma becanda!


+ Kau digambarkan Menentang Tuhan

- Menentang Dia siapa yang tahan?

Aku hanya Alat Sang Maha Suci!

Untuk mendulang Pasir Gunung Benci

Ada Emas di situ sedebu tiap inchi

Emas Insani, yang nanti bersih tercuci


+ Kau bilang kau harus Menang

Dengan cara apapun asal Curang

- Pokoknya Aku sering sukses, memang

Berapa banyak Manusia jatuh terjengkang

Karena menyentuh Umpan yang kupasang


+ Sepertinya, akhirnya di Bumi kau Menang

Manusia Pecundang, bergelombang seperti Hama Belalang

- Pemenang sebenarnya adalah Tuan kita

Karena Manusia Pemenang, semua suka cita

Pasti Pulang dan Tiba di sisiNya

Yang kalah kugojlok terus di Dunia


+ Hai Iblis, tak penatkah menumbuk begitu

Berabad menghantam Lumpang Batu

Agar Manusia bisa hancur di situ

- Tapi Debu Emas terurai, bisa dipungut satu-satu

Oleh Tuan kita yang mencari Hamba bermutu


+ Apa kau bertanduk...

Seram dirikan bulu kuduk?

- Tidak! Aku hanya seperti prangko

Lekat di Memori semua orang

Di Kota, di Kantor, di Pasar, di Disko

Di situ biasanya kujala si Curang

Jangan cari aku di kuburan

Aku tak betah jauh dari hiburan


+ Apa Rahasia mengalahkanmu?

- Buka lebar-lebar Komunikasi dengan Tuan kita

Berbagi ke sesama terutama si Jelata

Kedua itu harus Menyatu, terpadu Satu

Dikemas Ikhlas dan Welas makin bermutu

Aku tak mampu melawan Itu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar